Menu

Peluang Usaha Ternak Bebek

24 Januari 2017 - Peluang Usaha

Analisa usaha ternak bebek petelur

Peluang usaha bertenak bebek semakin menjanjikan keutungan yang besar seiring dengan perkembangan ekonomi negara penggemar daging bebek, telur asin bebek di kota-kota besar semakin meningkat permintaanya. daging bebek banyak dipasarkan di rumah makan pinggir jalan bahkan sekarang sudah muali merambah masuk ke lestouran besar dengan berbagai macam olhan.

Jika dilihat dari pangsa pasar yang kian tahun meningkat akan menjadi peluang bisnis yang bisa di tekuni untuk menjadi pengusaha ternak bebek maupun penjual terlur bebek, keuntugan dari usaha ini bisa di jadikan sebagai sampingan karena dengan perawatan yang mudah. oke pera pembaca okebisnis.com langsung saja mari kita analisa usaha ternak bebek.

Biaya produksi dalam tiap bulan untuk pakan 1 kg Rp. 7.000 dalam saru hari setiap ekor 150 gr untuk bebek petelur. jumlah bebek petelur 150 ekor x 150 gr : 22.5 kg konsumsi pakan bebek setiap hari.

Masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun. Produksi telur rata-rata bebek lokal berkisar antara 200-300 butir per tahun dengan berat rata-rata 70 gram. Bahkan, bebek alabio memiliki produktivitas tinggi di atas 250 butir per tahun dengan masa produksi telur hingga 68 minggu. Akan tetapi untuk saat ini sudah banyak yang sukses ternak bebek potong 40 hari dengan menggunakan pola hcs maupun hibrida.

Analisa Pendapatan Tiap Bualan

bebek150 ekor x 16 butir : 240/ hari x 30 : 72.000butir/ bulan Dengan Harga jual 1 butir Rp.2000
Total keuntungan penjualan telur 72.000 butir x Rp. 2.000 : Rp. 144.000.000
Keuntungan bersih Rp. 144.000.000 – 7.325.000 – 604.500 : Rp. 133.071.000

Cukup menguntungkan buka jika melihat dari perhitungan bisnis ini, apakah anda tidak tertarik unutk mencoba bisnis ini?

Berikut Analisa Pemeliharaan budidaya ternak bebek

Berikut ini kisaran harga bebek petelur dan harga bebek pedaging untuk pasar lokal.

Bebek Siap Telur = Rp 35.000 – Rp 40.000,-
DOD Betina = Rp 3700,-
DOD Jantan = Rp 3200-
Bebek Potong 1,2 kg s/d 1,3 kg = Rp 19.500,-
Telur Tetas = Rp 1250,-
Telur Konsumsi = Rp. 900,-

Usaha peternakan itik di Indonesia sudah lama dikenal masyarakat. Agar usaha ini dapat memberikan keuntungan yang optimal bagi pemiliknya maka perlu diperhatikan beberapa hal yang menyangkut Manajemen pemeliharaan ternak itik, antara lain :

1. Seleksi Bibit

Bibit itik di Indonesia dibagi dalam dua kelompok yaitu :

a. Itik Lokal

1). Itik Tegal (Tegal).

Ciri-ciri : warna bulu putih polos sampai cokelat hitam, warna paruh dan kaki kuning atau hitam.

2). Itik Mojosari (Mojosari Jawa Timur).

Ciri-ciri : warna bulu cokelat muda sampai cokelat tua, warna paruh hitam dan kaki berwarna hitam.

3). Itik Alabio (Amuntai Kalimantan Selatan).

Ciri-ciri : badan lebih besar dibandingkan dengan itik Tegal.

4). Itik Asahan dikembangkan di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

b. Itik Persilangan

2. Pakan

a. Jenis Pakan : jagung, dedak padi, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dll.

b. Pemberian Pakan :

3. Kandang Bebek Petelur

a. Lokasi Kandang

b. Bahan kandang bebek petelur bisa terbuat dari kerangka kayu atau bambu, atap genteng dan lantainya pasir atau kapur.

c. Daya tampung untuk 100 ekor itik :

Itik dara sampai umur 6 bulan 5 – 10 ekor/m.

4. Tatalaksana Pemeliharaan

  1. Secara ekstensif yaitu pemeliharaan yang berpindah-pindah.
  2. Secara intensif yaitu secara terus-menerus dikandangkan seperti ayam ras.
  3. Secara semi intensif yaitu dipelihara di kandang yanga ada halaman berpagar.

Perbandingan jantan dan betina (sex ratio) adalah 1 : 10 dan dipilih ternak itik yang berproduksi tinggi.

5. Cara Memelihara Bebek Petelur:

Dalam memelihara bebek petelur yang harus diperhatikan adalah masalah kesehatan yang notabene salah satu faktor menjadikan bebek petelur unggul. Oleh karena itu sebagai peternak bebek petelur maupun bebek potong (pedaging) wajib tau penyakit yang sering di terjadi pada bebek. Diantaranya:

a. Penyakit Berak Kapur.

Penyebab : Bakteri Salmonella Pullorum. Tanda-tanda : Berak putih, lengket seperti pasta.

Pencegahan: Kebersihan kandang, makanan, minuman, vaksinasi, dan itik yang sakit dipisahkan.

b. Penyakit Cacing.

Penyebab : Berbagai jenis cacing.

Tanda-tanda : Nafsu makan kurang, kadang-kadang mencret, bulu kusam, kurus, dan produksi telur menurun. Pencegahan: Kandang harus bersih, kering tidak lembab, makanan dan minuman harus bersih dan sanitasi kandang.

c. Lumpuh.

Penyebab : Kekurangan vitamin B.

Tanda-tanda : Kaki bengkak dibagian persendian, jalan pincang dan lumpuh, kelihatan ngantuk, kadang-kadang keluar air mata berlebihan.

Pencegahan : Pemberian sayuran / hijauan dalam bentuk segar setiap hari.

6. Pasca Panen

Demikian gambaran analisa usaha ternak bebek petelur, apabila anda tidak cocok dengan usaha ini admin memiliki berapa rerfresnsi diantaranya usaha depot beras, investasi. Semoga bermanfaat analisa ini bagi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *